Ciri ciri Kosmetik Berbahaya di Pasaran bagi Ibu Hamil menurut BPOM

Banyak wanita yang berpikir kalau tampil cantik itu harus memiliki kulit yang putih. Padahal hal itu pemikiran yang salah. Tampil cantik tidak harus memiliki kulit putih. Tetapi sayangnya doktrin itu sudah melekat pada wanita. Sehingga banyak wanita yang melakukan banyak hal, supaya kulit menjadi putih. Mereka menggunakan kosmetik untuk memutihkan wajah yang instan. Padahal kosmetik tersebut mungkin mengandung merkuri yang bisa menyebabkan kanker. Oleh karena itu kita harus lebih hati-hati dalam memilih kosmetik. Berikut ini ciri-ciri dari kosmetik berbahaya yang harus anda ketahui.

Kosmetik Berbahaya di Pasaran Menurut BPOM

Ciri ciri Kosmetik Berbahaya di Pasaran bagi Ibu Hamil menurut BPOM

 

Tidak Memiliki Ijin Resmi BPOM

Pada saat membeli kosmetik, pastikan kosmetik tersebut memiliki ijin resmi dari bpom. Jika kosmetik tersebut sudah memiliki ijin resmi bpom, sudah dipastikan menggunakan bahan yang aman. Jika tidak ada, lebih baik jangan digunakan.

Baca Juga :

Perawatan Wajah Alami Ibu Hamil dan Di Rumah Sebelum Tidur

Konsumsi Makanan Sehat untuk Tubuh Ideal Anda

Mungkin memakai bahan yang berbahaya dan bisa menyebabkan kanker. Tapi hati-hati karena sekarang banyak sekali kosmetik yang menggunakan nomor bpom palsu. Anda harus tahu paham perbedaan kosmetik berbahaya di pasaran dengan baik.

Baunya Tajam

Memang ada beberapa kosmetik yang menggunakan wewangian. Tapi ketika kosmetik tersebut memiliki bau atau wangi yang terlalu tajam lebih baik anda hati-hati. Karena bisa menjadi kosmetik tersebut mengandung bahan yang berbahaya. Banyak produsen pemutih yang menambahkan lotion anti nyamuk, atau minyak wangi untuk memberikan bau yang wangi. Jadi anda harus lebih berhati-hati.

Campuran Tidak Solid Dan Lengket

Salah satu ciri kosmetik berbahaya menurut bpom adalah krim yang campurannya tidak solid dan lengket. Krim pemutih yang berbahaya jika ditempel akan terasa lengket. Kalau dioleskan pada wajah, susah rata. Sehingga kulit wajah harus dibasahi terlebih dahulu. ketika membeli anda bisa mencobanya di telapak tangan. Jika terasa lengket, lebih baik jangan digunakan. Selain itu krimnya tidak solid. Krim yang mengandung merkuri, jika didiamkan dalam waktu yang lama akan berubah warna kekuningan dan jadi berminyak.

Ciri Ciri Kosmetik Berbahaya bagi Ibu Hamil

Terasa Panas Ketika Digunakan

Jika anda menggunakan krim, lalu tiba-tiba terasa panas di kulit. Lebih baik dihentikan. Mungkin kosmetik tersebut mengandung bahan yang berbahaya. Di kulit terasa seperti dicubit, panas dan muncul bintik merah. Jika hal ini terjadi lebih baik segera dihentikan.

Warnanya Terlalu Mencolok

Ada beberapa jenis kosmetik yang memiliki warna. Terutama untuk krim-krim kecantikan. Jika krim tersebut memiliki warna yang terlalu mencolok lebih baik anda berhati-hati. Mungkin kosmetik tersebut memakai bahan yang berbahaya.

Baca Juga :

Gaya Hidup Sehat di Era Teknologi

Resep Menu Makanan Untuk Diet Yang Dapat Anda Coba

Ini juga bisa menjadi ciri kosmetik berbahaya bagi ibu hamil. Buat ibu hamil lebih baik hati-hati dalam memilih kosmetik, karena jika bahannya berbahaya bisa membuat pertumbuhan janin terganggu.

Hasil Cepat Dan Warna Kulit Menjadi Putih Pucat

Kosmetik yang bagus proses pembersihannya membutuhkan waktu yang lama. Selain itu warna putihnya putih alami dan natural. Hasilnya Cuma lebih bersih saja. tetapi jika anda memakai krim dan hasilnya terlalu cepat serta kulit menjadi kulit pucat. Mungkin kosmetik tersebut mengandung bahan yang berbahaya. Seperti merkuri. Lebih baik segera hentikan karena bisa mengikis kulit anda secara perlahan. Ciri-ciri kosmetik berbahaya ini harus anda waspadai.

Kosmetik yang berbahaya terkadang akan membuat kulit jadi kemerahan dan memberikan efek ketergantungan. Ketika memilih kosmetik lebih baik hati-hati. Pilih produk yang aman dan mengandung bahan yang aman untuk kulit. Jangan mencari sesuatu yang instan. Lebih baik perlahan tapi hasilnya maksimal. Itulah beberapa ciri kosmetik berbahaya yang harus anda waspadai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *